>
  • header
26 Mei 2020

KAPAN kembali SEKOLAH PAK ? BEGITU PERTANYAAN WA SISWA

Saat ini Wacana Membuka Kembali Sekolah Muncul Di Indonesia, Negara-negara lain semisal Francis Justru Sudah Kapok karena Bikin Puluhan Murid dan Guru Positif Covid-19

Tak kalah serunya institusi sekelas Kementerian Perekonomian bisa dibilang lebih nekat lagi mau maunya terlibat urusan pendidikan, sebab menyebut aktivitas sekolah akan kembali berlangsung pada 15 Juni 2020. Meski belakangan disebut angka tersebut masih berupa kajian. Sebenarnya mereka paham tidak ya dengan calendar pendidikan?

Begitu pula wacana serupa mengemuka di Jakarta, yang menjadi zona (paling) merah dari pandemi virus corona di Indonesia, karena tingginya jumlah kasus positif dan korban meninggal dunia.

Wajar yang ini, Dirjen PAUD-Dikdasmen Kemendikbud mengungkapkan bahwa kegiatan belajar mengajar di Jakarta akan kembali berlangsung pada 13 Juli 2020.

Terkait kebijakan membuka kembali sekolah saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, beberapa negara sudah melakukannya. Hasilnya? Beberapa negara sepertinya kapok telah memilih kebijakan tersebut terlalu cepat.

Sementara Pak Nadien Makarim Menteri Pendidikan Dilansir dari cnbcindonesia yang tayang pada tanggal (25/5/2020).

"Mohon menunggu dan saya belum bisa memberikan statement apapun untuk keputusan itu. Karena dipusatkan di gugus tugas. Mohon kesabaran. Kalau ada hoax-hoax dan apa sampai akhir tahun, itu tidak benar," kata Nadiem saat melakukan rapat kerja virtual dengan Komisi X, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (22/5/2020).

Sebagai guru dan sebagai ortu kami tidak memiliki wewenang apapun tertahadp keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi ataupun pemerintah daerah. Kami menyerahkan segala urusan ini kepada pimpinan kami selaku orang yang bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pendidikan. Tanggungjawab membuka kembali seluruh sekolah di daerah berdasarkan surat edaran, kami tunggu surat edaran kepala daerah sebagaimana surat edaran saat pertama kali libur sekolah masa pandemi

Sehingga apabila kebijakan membuka kembali sekolah dan proses pembelajaran di kelas, sebagai guru dan orang tua maka perlu sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Sebagai tanggungjawab social terhadap pendidikan.

Sosialisasi pola new normal

Pakar Epidemiolog dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD (Cand) Global Health Security CEPH Griffith University mengatakan, pelaksanaan pola hidup baru dan pola kehidupan lainnya di berbagai sektor dan tingkatan selama pandemi covid-19 harus mulai disosialisasikan. Dicky yang telah terlibat dalam penanganan pandemi hampir 18 tahun sejak wabah SARS, HIV, dan flu burung ini menuturkan, penerapan pola kerja baru dan sekolah baru haruslah dipersiapkan dengan matang.

Hal tersebut penting mengingat potensi besar bahwa pandemi ini akan berlangsung lama, bahkan cenderung menjadi endemik.

Perlu perhatian tentang beberapa hal Sekaligus tidak sependapat dengan adanya pernyataan salah satu lembaga survey pemilu yang menyatakan pandemi ini akan selesai Juni.

Semestinya yang mesti dilalui tahapan membuka kembali sekolah oleh pemerintah daerah, pelaksanaannya baru bisa atau boleh dilakukan jika kesiapan perangkat dan prosedur skrining telah dipenuhi. Mengingat Bila belum dilakukan skrining maka sangat tidak dianjurkan untuk dipaksakan karena berbahaya.

Begitu besar potensi penularan covid-19 dapat terjadi baik pada orang dewasa muda dan anak-anak. Bahkan, hal ini dapat berakibat fatal atau kematian. Terlebih betapa sulitnya mendsiplikan anak-anak saat berada di sekolah, mereka bercanda, bermain.

Langkah yang bijak pemerintah daerah membuat aturan berupa surat edaran untuk kepastian hukum memberikan panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru dan kerja baru di tengah pandemi yang saat ini terjadi.

Panduan umum pelaksanaan pola sekolah baru

  1. Proses skrining kesehatan bagi guru dan staf tata usaha sekolah

Staf tata usaha dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, paru dan pembuluh darah, kehamilan, kanker, atau daya tahan tubuh lemah atau menurun, tidak disarankan untuk mengajar atau bekerja di sekolah.

Golongan-golongan tersebut dapat diberikan opsi work from home (WFH).

  1. Skrining zona lokasi tempat tinggal

Melakukan identifikasi zona tempat tinggal guru dan staf tata usaha. Jika tinggal di zona merah disarankan bekerja di lokasi sekolah dekat tempat tinggalnya.

  1. Lakukan test covid-19

Test disarankan dengan metode RT-PCR sesuai standar WHO.

Jika secara teknis terdapat keterbatasan biaya atau reagen maka dapat dilakukan opsi pooling test dengan jumlah sampel kurang dari 30.

  1. Guru dan staf tata usaha yang telah lolos tahapan skrining diberi tanda

Bagi guru dan staf tata usaha yang telah lolos tahapan skrining untuk covid-19, maka dapat diberikan tanda.

  1. Sosialisasi virtual

Seminggu sebelum kegiatan belajar mengajar diberlakukan, lakukan sosialisasi virtual pola baru ke orang tua, siswa, guru, dan staf sekolah. Saat ini begitu pentingnya sekolah punya web sekolah sendiri atau web pribadi semisal, www.relyrizaldy.web.id, www.smpn2tapintengah.sch.id

  1. Atur waktu kegiatan belajar mengajar

Waktu kegiatan belajar diatur agar tidak bersamaan dengan waktu padat lalu lintas dan dikurangi durasi di sekolah.

  1. Data dan cek kondisi

Guru sebagai wali kelas terpilih wajib mendata dan cek kondisi siswa dan orang tua siswa secara virtual sebagai skrining awal.

Siswa atau orang tua siswa yang sakit diberikan keringanan tetap belajar di rumah hingga dokter menentukan sehat.

  1. Posisi duduk

Pengaturan posisi duduk di ruang kelas dan ruang guru minimal berjarak 1,5 meter. Bila memungkinkan pakai pembatas plastik.

  1. Guru tidak berpindah kelas

Guru kelas diupayakan tetap atau tidak berpindah kelas.

  1. Menjaga jarak

Guru tetap menjaga jarak dari siswa dan tidak mobile.

  1. Skrining harian

Skrining harian sebelum berangkat untuk guru, siswa dan staf tata usaha lewat handphone.Jika suhu di atas 38 derajat, batuk, pilek, gangguan kulit, mata, muntah, diare, tidak selera makan atau keluhan lain, maka jangan ke sekolah. Untuk pembuatan data skrining sekolah membuat form menggunakan google form akan datanya bisa diketahui semua pihak untuk mengantisipasi kemungkinan di permasalahkan dikemudian hari tentu bekerja sama Fasilitasi kontak puskesmas, klinik, atau RS terdekat.

  1. Tidak berkumpul

Pengantar atau penjemput berhenti di lokasi yang ditentukan dan di luar lingkungan sekolah, serta dilarang menunggu atau berkumpul. Hanya berhenti, turunkan, kemudian pergi tinggalkan sekolah.

  1. Skrining fisik

Di pintu masuk sekolah, lakukan skrining fisik untuk guru, siswa, atau staf tata usaha yang meliputi suhu, harus bermasker kain dan tidak tampak sakit.

  1. Penerapan aturan pola sekolah baru

Penerapan aturan pola sekolah baru yang mengadopsi upaya pencegahan covid-19.

Aturan pola baru meliputi selalu wajib bermasker, pengaturan jarak, tidak menyentuh, membiasakan cuci tangan, penyediaan wastafel dan hand sanitizer pada beberapa lokasi sekolah.

Selain itu, tidak ada pedagang luar atau kantin dan siswa dapat membawa bekal sendiri dari rumah.

  1. Informasi pencegahan corona

Pemasangan informasi pencegahan covid seperti di gerbang sekolah dan kelas.

  1. Disinfektan

Menjaga kebersihan kelas, meja dan kursi belajar dengan disinfektan setiap hari

  1. Tutup tempat bermain

Meniadakan atau menutup tempat bermain atau berkumpul

  1. WFH bagi yang bepergian

Guru, staf tata usaha atau siswa yang pulang bepergian ke luar kota dan luar negeri, diberi waktu WHF atau belajar dari rumah selama 14 hari

  1. Disiapkan dukungan UKS dan psikologis harian di sekolah

Pemerintah daerah wajib menurunkan petugas medis secara berkala ke sekolah, juga secara reguler dilakukan pemeriksaan secara sampling di sekolah.

Sementara itu, aturan spesifik lain disesuaiakan dengan lokasi dan kondisi daerah kemampuan pemerintah daerah yang telah mengizinkan terselenggaranya pendidikan.

Ingat! Kegiatan belajar mengajar relatif aman dilakukan jika seluruh tahapan ini dilakukan. Jika belum siap maka tidak boleh dipaksakan.

 

 

Sumber bacaan :

https://lampungpro.co/post/28197/cegah-penyebaran-corona-bpom-terbitkan-buku-informasi-new-normal

https://www.aulaku.com/2020/05/jadwal-masuk-sekolah-dari-kemendikbud.html

https://www.ruanguru.my.id/2020/05/saat-wacana-membuka-kembali-sekolah.html?fbclid=IwAR0lUAfLFe--KQtz_ROrnxFAfbu4Yi-tfN6u5bED3NMjzI8_hFOB9btCKBY

Pakar Epidemiolog dr Dicky Budiman M.Sc.PH, PhD (Cand) Global Health Security CEPH Griffith University mengatakan tetang Covid-19, dimuat www. kompas.com. Senin (18/5/2020).

0 Komentar

Kontak Kami

logo_web_hdr.png
  • Telepon : +6281349531561
  • Email : info@relyrizaldy.web.id
  • Alamat : Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan

Pencarian

Berita Populer

IKLAN LAYANAN ANDA

Social Media