>
  • header
21 Mei 2020

Di mana kita akan menunaikan shalat Iedul Fitri ?

Banyak status dan berita yang berseliweran di beranda kita semua Dimanakan kita akan menunaikan shalat Idul Fitri pada tanggal 1 syawal 1441 H ini.

Saat ini ada dari saudara saudara kita yang gusar atau kecewa dengan apa yang terjadi di masyarakat,  mall, pasar, bkitara dan lainnya yang tetap saja berjubel. Sedangkan aktivitas ibadah masjid, mushalla dan lapangan shalat Ied dihimbau untuk dihentikan hingg batas waktu yang tidak ditentukan.

 

Diskriminasi bin membingungkan, demikian menurutnya. 

Sahabatku! Coba renungkan dari sudut yang berbeda, biarkan mereka yang memilih untuk berjubel, berdesak desakan, resiko mereka yang akan memikulnya bukan kita. 

Sedangkan kita tetaplah sabar menahan diri di rumah semoga selamat dari COvid-19 insyaAllah.

Nah, kalau kita merasa ndak tahan untuk tidak ikut berdesak desakan, ya itu kembali kepada kita juga sih, saya tidak bisa melarang apalagi membelenggu kalian, yang penting resiko tanggung sendiri.

 

Sebagaimana bila kita lebih memilih membentengi diri agar selamat dari Covid-19S, maka kita juga yang akan menikmatinya.

 

Coba kalian lihat beranda kalian. Lihat saja begitu banyak  Ajakan untuk kembali sholat berjama'ah , shlat idul fitri di masjid, dilapangan saat ada wabah itu keren. Tapi kalo itu kita turuti...

Duaarrr...! Umat Islam masuk jebakan...hanya karena baper terhadap Pembukaan akses2 masal (bandara, mall, pasar) termasuk konser musik, itu jebakan agar umat Islam marah dan melonggarkan physical distancing. 

Begitu umat Islam kembali meramaikan masjid, shalat idul fitri dilapangan wabah berkembang biak di masjid, lalu dibawa pulang kumannya ke rumah masing2. Umat Islam terbantai...

 PKI dan kelompok yg takut Islam berkembang pesat menang banyak. Tidak usah repot perang pake senjata...

 Ngapain? Banyak orang Islam yg pinter tapi mudah terbakar emosi dan masuk jebakan. Maklum BAPER

 Jangan lupa. Kemaren ada pengumuman bhw akan ada larangan pengumuman data penambahan jumlah pasien yg positif Covid-19.

 Lengkap sudah skenario-nya...

 Virus berkembang biak di masjid...tidak kelihatan...umat Islam bertumbangan...RS tdk bisa menampung, tenaga medis kewalahan...umat Islam mati!! Dalam ke sia-sia an.

 Para tenaga medis menganjurkan kita untuk tetap di rumah work from home (WFH), karena mereka sayang kepada kita, bukan karena benci kepada kita.

 Rekan-rekan sekalian! Hidup itu pilihan, ndak usah terlalu tegang, dibikin pusing, nanti stress lo kawan.

 Dibawa santai saja, la banyak kok di dunia ini yang memilih untuk celaka, ada yang memilih tetap kafir, ada juga memilih maksiat, ada juga yang memilih rokok, narkoba, dan pilihan buruk lainnya.

 Dan masih banyak juga yang memilik hidup sehat, berakal sehat, dengan mempertahankan iman dan Islamnya, menutup auratnya, mempelihara akal sehatnya, menjaga akhlaqnya.

 Secara hukum agama, juga ada kelapangan kok, untuk shalat di rumah, jadi orang Islam itu nyaman, ndak usah terlalu tegang, nanti malah dikira radikal.

 Bukankah orang yang bau mulut sehabis makan bawang merah atau putih atau lobak, saja diizinkan untuk tidak hadir berjamaah, apalagi yang khawatir tertular penyakit mematikan macam COVID-19.

 Lantas kalau ternyata keputusan melarang shalat di lapangan dan masjid itu adalah salah, maka dosanya biar mereka yang nanggung.Taat sama ulil amri itu perintah Allah

 Kawan! Sebagaimana makan prasmanan itu juga mengasyikkan demikian pula hidup prasmanan, alias semua kita bebas memilih sesuai seleranya.

 Semoga menyejukkan hati hati yang sedang geram. Ulil albab itu mikir pakai otak, bukan pakai emosi dan balas dendam... Balas dendam ? mau nunjukin kami bisa saja shalat berjamaah di masjid, surau, langgar sama halnya kalian ngumpul ngumpul di mall.

 Sumber : berbagai berita sekitar kita

https://style.tribunnews.com/2020/05/20/rela-berjubel-demi-belanja-ke-mall-kini-para-pembeli-cemas-seorang-kasir-terbukti-positif-corona

Rabu, 20 Ramadhan 1441 H / 13 Mei 2020 20:44 wib www.voa-islam.com Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah wabah corona covid-19.

Youtube: Muhammadiyah Channel Website: http//:www.muhammadiyah.id  #Muhammadiyah #Islam #IslamBerkemajuan

0 Komentar

Kontak Kami

logo_web_hdr.png
  • Telepon : +6281349531561
  • Email : info@relyrizaldy.web.id
  • Alamat : Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan

Pencarian

Berita Populer

IKLAN LAYANAN ANDA

Social Media