>
  • header
09 Mei 2020

UNTUK APA KITA BERPENDIDIKAN ?

 

Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Maka tentunya peningkatan mutu pendidikan juga berpengaruh terhadap perkembangan suatu bangsa. Kita ambil contoh Singapore Negara tetangga kita (saya Cuma baca doank), mereka takkan bisa jadi seperti sekarang ini apabila –maaf– pendidikan mereka setarap dengan kita. Lalu bagaimana dengan Jepang? (saya Cuma baca doank, belum pernah ke sana sih) si ahli Teknologi itu pada tahun 1945 an mereka dibom atom (kata catatan sejarah) sehingga negaranya hancur? Jepang sangat menghargai Pendidikan terutama pendidikan karakter (kita bisa tiru budaya antri dan literasi), mereka rela mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk pendidikan bukan untuk kampanye atau hal lain tentang kedudukan seperti yang–maaf– Indonesia lakukan.

Seharusnya sih sebagai warga Indonesia kita juga harus sadar akan pentingnya pendidikan. Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei menitikberatkan atau mengambil tema pendidikan karakter untuk membangun peradaban bangsa dan seperti yang diberitakan bahwa Kementrian Pendidikan Nasional telah menyediakan infrastruktur terkait akses informasi pendidikan bekerja sama dengan TVRI menyiarkan siaran televisi untuk pendidikan. Dan wajarlah juga penyediaan taman bacaan di pusat perbelanjaan disediakan pengelola pusat perbelanjaan untuk menumbuhkan literasi. Dengan prilaku semacam ini akan membentuk pembiasaan (pendidikan karakter) budaya literasi. Namun apakah

pendidikan karakter ini bisa mengubah masalah-masalah yang sering kita hadapi dalam dunia pendidikan kita.

Untuk menjawab semua itu bisa kita tengok perundangan di NKRI. Didalam UU No.20/2003 (moga ngga dirubah ya!) tentang sistem pendidikan nasional, tercantum pengertian pendidikan : “pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran  agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sehingga memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat, banga dan negara” Namun satu pertanyaan lagi, sudahkah pendidikan kita seperti yang tercantum dalam UU tersebut?

Rantau: Sabtu, 9 Mei 2020 ( Penting ! ku kutip dari berbagai sumber belajar)

Yang sependapat boleh koment….apa saja deh.

Bila tak sependapat…silahkan kritisi …kita butuh anda untuk menunju literasi yang membangun pendidikan di negeri tercinta ini.

0 Komentar

Kontak Kami

logo_web_hdr.png
  • Telepon : +6281349531561
  • Email : info@relyrizaldy.web.id
  • Alamat : Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan

Pencarian

Berita Populer

IKLAN LAYANAN ANDA

Social Media